Audio Files Suddenly Cannot be Played in Vista

June 17, 2009 – 1:18 pm

It’s been around 2 months since i changed my desktop’s OS to Vista 32 bit. Actually this isn’t my first experience with vista since I also have a laptop preintalled with vista which I bought a year ago. Never had a problem with her. I don’t know why my desktop’s vista causes too much trouble emoticon.

 

Yesterday, i ran into the ‘Access denied’ problem when vista is trying to install drivers for my plug and play device. I think it was something about my privilege and my account although administrator but just not enough for Vista. Haven’t solved this one.

And then today something came up as well, my main topic of the post. Audio files won’t play! They were fine yesterday and happily sang..but then today i can’t play any of them. I used iTunes and pressed play. The bar didn’t move, no sound came out. …. I moved to windows media player, and it gave an error "bla bla and make sure your proxy is correct". What :| ?

 

Well, confusing … Tried a system restore…didn’t work. Googled a bit, someone wrote about something referring enhancement. That i have to turn off the audio enhancement. No idea what that meant XD. So I just played around, right clicked on my sound settings……

"…audio enhancement is causing the trouble. Would you like to turn it off?" Voila, and the answer came on its own XD. Turned it off of course. Apparently it’s located in Speakers Properties, Enhancement. Restart my iTunes… :D happy singing again


Never Too Late (1)

February 17, 2009 – 8:28 pm

Sebenarnya banyak sekali hal yang ingin dituliskan melalui blog ini sejak dulu. Sayangnya ntah kenapa saya tidak pernah sempat lagi mengisi blog. Sampai lama vakum emoticon… Lamaaaa…. Deserted blog. Karenanya… di postingan ini saya akan menulis tentang kabar-kabar yang sudah ingin dituliskan sejak dulu tapi lupa dan membasi di otak emoticon. Wkwkwkwkwkwkwkw.

 

Pada postingan  ini saya menyebutkan kalau pengarang Emma itu lelaki. ,,,,,,, Pada buku ntah volume berapa tiba2 terjadi percakapan seperti ini di kolom mangaka’s ranting:

Mangaka : Banyak yang menanyakan apakah saya laki-laki atau perempuan. Sebenarnya saya perempuan.

*What 0_0

*random comments on comic columns : habisnya Mori digambarkan mirip laki-laki sih…

*Whaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat ???

Oemge saya tertipu. -______________-a. Untungnya saya tidak sendiri. Karenanya, saya tarik kembali pujian di posting sebelumnya. Meskipun, yah, mungkin saja itu mungkin untuk mangaka laki-laki. Tapi….ntahlah. Tiba-tiba saya dijatuhkan ke dasar jurang -_______-a. Masih syok sampai sekarang. Wekh.

 

Btw, saya sebenarnya penggemar berat bawang. I just love ‘em. Tapi yang membuat bawang begitu buruk adalah…… Bukan tentang bagaimana baunya mulut setelah makan bawang, bukan…. Tapi…betapa baunya tangan setelah makan makanan berbumbu bawang. Dan baunya susah sekali hilang! Benar benar susah. Cuci tangan 3 kali ga berpengaruh terhadap bau bawang di jari. Oke, berpengaruh…. Tapi tetep aja bau si bawang tercium.

Sayangnya saya belum sempat melakukan riset apa ada cara untuk menghilangkan bau ini dengan cepat, aman, tepat, dan teliti. :p. Cant be too careful.


Another Panic Scene O_o o_O, Or Plain DODOL

July 21, 2008 – 12:00 pm

Pernah panik ato kebingungan menghadapi sebuah situasi?
Kalo dipikir secara manusiawi sih, harusnya pernah at least sekali…
Kalo ga pernah, huufff, bagi-bagi ilmunya disini bisa :D

Keh keh keh keh……..

Sayah termasuk salah satu orang yang sedikit gampang panik, sedikit gampang bingung, sedikit gampang juga kembali normal ke state semula *setelah sedikit juga dikasi tepokan di muka ato punggung ato kepala*. Tapi setelah diulas kilas kilas sekilas balik….

*Saya yakin semua cuma keDODOLan semata*

Contoh terbaru dan tersegar dari pasar harian saya baru terjadi kemaren ini,

*sfx kilas balik ke sebuah waktu tgl 20 Juli 2008*

Saya mau solat, sedang lepas kacamata (ya, saya pakai kacamata, fyi, minus 6 both left and right), dan mau lepas tas. Saat mau melepas tas…

"omg, tasnya di dalam jaket" (ya, saya pake jaket, dan dipake setelah pake tas)

Dengan rada2 bingung, saya pun menaruh mukena yang sudah dikeluarkan dari tas ke tumpukan mukena (or at least i thought it was, burem). Setelah lepas jaket dan tas, saya berbalik ke tumpukan mukena dan ada ibu2 ngambil salah satu mukena situ. Warnanya krem.
Pikiran saya….

"Err, itu punya gw bukan yah." (ya, saya punya mukena coklat juga. tapi bukan itu yang saya bawa, cuma saya belom sadar)

"Emm..bu"
"Oh, ini punya ade?"
"Spertinya sih, ga keliatan bu. Ga pake kacamata"

*menerima mukena coklat dari ibu tersebut*
Setelah dibolak balik, masih belom make kacamata, saya melihat ada motif2 bunga.

"Emm,,,bukan punya gw. Oiya, kan yang coklat di bandung. Hari ini bawa yang putih gembel"
(baru nyadar kalo bukan itu mukena yang dicari)

Si ibu2, tampak bingung melihat tingkah saya, bertanya

"Ade mau solat?" (waktu itu saya lagi berdiri di salah satu sajadah, dah tu musolah emang kecil, tampak cuma tempat itu yang kosong di belakang)
"Eng, iya bu. Tapi mukena saya mana yah. Duh, ga keliatan." (masih kebingungan)

Akhirnya saya pake kacamata. Okey, semua terlihat jelas. Dimana dikau mukena. Okey……
GA ADA. NOT ANYWHERE ON TOP OF THOSE PILES!
Oke, saya bingung.. Engggg… Mana yah

"Kenapa de?"
"Emm..mukena saya tadi disini, tapi kok sekarang ga ada yah. Aneh"
"Ade mau solat?" (pertanyaan yang sama. untunglah si ibu2 sabar)
"Iya, tapi mukena saya" (serasa mengulang-ngulang ucapan yang sama)

Setelah bingung, melihat ke belakang ga ada. Ke depan ga ada. Diinjek? Ga juga. Di tangan orang lain? No, ga ada yang megang ato make. Saya yakin tampang saya celingukan kaya orang bodoh. Omg kemana tuh mukena. Masa lenyap???? Err… (looking for help -_-a)

*mencela diri sendiri saking dodolnya kejadian ini >_<*

Akhirnya mengobrak abrik tumpukan mukena sambil tetep bingung, dan jejejeeeeeeeeeeeeng.
The mukena nyelip di sudutan deket tembok, pantes ga keliatan -o-. Akhirnya mukena ketemu and si ibu2 masih berdiri di tempat yang sama (ya ampun, jadi ga enak).

"Oh, udah bu. Ketemu XD. Tadi jatoh ke pojok XD"

(akhirnya si ibu menuju tempat kosong yang lain -_-a, entah emang nungguin saya nemuin tuh mukena ato gimana. maap ibu.,…)

Dan saya pun akhirnya solat..dengan tenang. -________-a

*sfx kembali ke masa kini*
Keliatan kan betapa dodolnya kepanikan yang timbul akibat kedodolan sendiri ._.
Masa ga hapal mukena yang dibawa ._.
Semua gara-gara panik ._.

PENUTUP
Well, akhirnya berakhir satu kasus dodol. Smoga saya bisa lebih tenang kedepannya.
Pas dah kelar solat, saya cerita ke guuchan tentang kejadian ini… Di tengah percakapan….

saya nabrak anak kecil yang tingginya setinggi lutut saya ._. (ga liat -_-a)

… baru aja berniat ga dodol. Malah nyelakain anak orang >_<